Selasa, 21 Januari 2014

SISTEM INFORMASI & PERANCANGAN PROSES BISNIS

Nama Anggota Kelompok :
Proses bisnis recruitment karyawan  :
  1. Salah satu departement di perusahaan membutuhkan karyawan, departement tersebut mengajukan kepada  perusahaan.
  2. Perusahaan mengevaluasi kebutuhan tersebut.
  3. Perusahaan bisa menolak atau menerima pengajuan tersebut. Jika menerima, staff HRD mengumpulkan serta mengevaluasi dokumen-dokumen yang datang dari para pelamar karena sesaat sebelumnya perusahaan telah memasang iklan di media massa tentang lowongan pekerjaan tersebut.
  4. Setelah HRD selesai mengevaluasi dokumen-dokumen pelamar, biasanya HRD akan melakukan berbagai test, baik test yang di lakukan murni oleh salah satu departement di perusahaan itu seperti tes keterampilan dan kemampuan atau memakai jasa Lembaga Independence yang biasa memberikan ujian psikotes. Setelah dilakukan tes, HRD menerima hasil ujian para calon pelamar kerja.
  5. Setelah dilakukan berbagia macam tes, akhirnya para calon pelamar yang memenuhi kriteria mendapat persetujuan agat karyawan tersebut bisa memulai pekerjaannya di perusahaan itu.
  6. Dari semua kemampuan yang dimiliki oleh karyawan tersebut bisa membantu perusahaan untuk menempatkan di bidang yang sesuai, tentunya dengan gaji yang sesuai juga.


Flowchart dan Procedure Recruitment Karyawan


Senin, 10 Juni 2013

BENTUK-BENTUK UTAMA DALAM TERAPI : TERAPI SUPPORTIVE, REEDUCATIVE, RECONSTRUCTIVE

TERAPI SUPPORTIVE

adalah suatu bentuk terapi alternatif yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien beradaptasi dengan baik terhadap suatu masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan suatu kenyamanan hidup terhadap gangguan psikisnya.

Tujuan : 

  • menaikkan fungsi psikologi dan sosial
  • menyokong harga dirinya dan keyakina dirinya sebanyak mungkin
  • menyadari realitas, keterbatasannya, agar dapat diterima
  • mencegah terjadinya relaps
  • bertujuan agar penyesuaian baik
  • mencegah ketergantungan pada dokter
  • memindahkan dukungan profesional kepada keluarga

Syarat pemberian terapi :

  • gangguan bersifat sedang
  • kepribadian premorbid pasien yang kuat disertai dengan adanya pemulihan diri yang kuat.

TERAPI REEDUCATIVE

Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik yang letaknya lebih banyak di alam sadar, dengan usaha berencana untuk menyesuaikan diri.

Cara-cara psikoterapi reduktif antara lain :

  • terapi hubungan antar manusia (relationship therapy)
  • terapi sikap (attitide therapy)
  • terapi wawancara (interview therapy)
  • analisa dan sinthesa yang distributif (terapi psikobiologik Adolfmeyer)
  • konseling terapetik
  • terai case work
  • reconditioning
  • terapi kelompok yang reduktif
  • terapi somatic 2



TERAPI RECONSTRUNCTIVE

Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik yang letaknya di alam tak sadar, dengan usaha untuk mendapatkan perubahan yang luar daripada struktur kepribadian dan pengluasan pertumbuhan kepribadian dengan pengembangan potensi penyesuaian diri yang baru.

Cara psikoterapi reconstructive :

  • Psikoanalisa Freud
  • Psikoanalisa non Freud
  • psikoterapi yang berorientasi kepada psikoanalisa




SUMBER

Selasa, 26 Maret 2013

PERBEDAAN ANTARA KONSELING DENGAN PSIKOTERAPI

Telah banyak usaha dilakukan untuk membedakan konseling dengan psikoterapi dari sudut kliennya itu sendiri. Secara tradisional mudah membedakan keduanya, karena pada konseling, konselor menghadapi klien yang normal, sebaliknya pada psikoterapi menghadapi klien (atau pasien) yang mengalami neurosis atau psikosis. Seorang penderita neurosis atau psikosis bisa saja menemui seorang konselor untuk tujuan melakukan konsultasi atau konsultansi dan penanganan atau perawatan selanjutnya dilakukan melalui psikoterapi.Konselor dan psikoterapi keduanya mempunyai latar belakang pendidikan yang pada umumnya berbeda, namun ada kesamaan pada subjek tertentu yang harus dipelajari dan dilatih serta dikuasai selama salam pendidikan. 

Perbedaan mengenai metode ini kemudian diringkas oleh Stefflre & Grant (1972) sebagai berikut:Konseling ditandai oleh jangka waktu yang lebih singkat, lebih sedikit waktu pertemunannya, lebih banyak melakukan evaluasi psikologis, lebih memperhatikan masalah sehari-hari klien, lebih memfokuskan pada aktivitas kesadaran, lebih memberikan nasihat, kurang berhubungan dengan tranferens, lebih menekankan pada situati yang riil, lebih kognitif dan berkurang intensitas emosi, lebih menjelaskan atau menerangkan dan lebih sedikit kekaburannya.

Brammer & Shostrom (1977) mengemukakan bahwa:
  1. Konseling ditandai oleh adanya terminologi seperti: "educational, vocational, supportive, situational, problem solving, consciouc awareness, normal, present-time dan short-term".
  1. sedangkan psikoterapi ditandai oleh: "supportive (dalam keadaan krisis), reconstructive, depth emphasis, analytical, focus on the past, beurotics and other severe emotional problems and long-term".

PENGERTIAN PSIKOTERAPI

Psikoterapi yang lahir pada pertengahan dan akhir abad yang lalu, dilihat secara etimologis mempunyai arti sederhana, yakni "psyche" yang artinya jelas, yaitu "mind" atau sederhananya: jiwa dan "therapy" dari Bahasa Yunani yang berarti merawat atau mengasuh, sehingga psikoterapi dalam arti sempitnya adalah "perawatan terhadap aspek kejiwaan" seseorang
Dalam Oxford English Dictionary, perkataan "psychotherapeutic" yang diartikan sebagai perawatan terhadap sesuatu penyakit dengan mempergunakan teknik psikologis untuk melakukan intervensi psikis. dengan demikian perawatan melalui teknik psikoterapi adalah perawatan yang secara umum mempergunakan intervensi psikis yang mengalami gangguan psikis atau hambatan kepribadian. 
Kegiatan psikoterapi terlihat, jika seseorang yang memiliki kompetensi ilmiah sebagai terapis, mengulang-ulang apa yang diucapkan klien atau pasien (Rogerian); atau jika dari bidang-bidang berikut: fungsi kognitif (kelainan pada fungsi berpikir), fungsi afektif (penderitaan atau kehidupan emosi yang tidak menyenangkan) atau fungsi perilaku (ketidaktepatan perilaku); dengan terapis yang memiliki teori tentang asal usul kepribadian, perkembangan, mempertahankan dan mengubah bersama-sama dengan beberapa metode perawatan yang mempunyai dasar teori dan profesinya yang mempunyai dasar teori dan profesinya diakui resmi untuk bertindak sebagai terapis.
Psikoterapi adalah suatu interaksi sistematis antara klien dan terapis yang menggunakan prinsip-psinsip psikologis untuk membantu menghasilkan perubahan dalam tingkah laku, pikiran dan perasaan klien supaya membantu klien mengatasi tingkah laku abnormal dan memecahkan masalah-masalah dalam hidup atau berkembang sebagai seorang individu.



SUMBER
  • Buku Konseling Dan Psikoterapi , Oleh Singgih D. Gunarsa Dr. Dkk.
  • http://www.psychologymania.com/2011/10/pengertian-psikoterapi.html

Rabu, 12 Desember 2012

MULTIKULTURALISME

Multikulturalisme adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang mereka anut.

Multikulturalisme di Indonesia

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat dengan tingkat keanekaragaman yang sangat kompleks. Masyarakat dengan berbagai keanekaragaman tersebut dikenal dengan istilah mayarakat multikultural. Bila kita mengenal masyarakat sebagai sekelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka mampu mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu (Linton), maka konsep masyarakat tersebut jika digabungkan dengan multikurtural memiliki makna yang sangat luas dan diperlukan pemahaman yang mendalam untuk dapat mengerti apa sebenarnya masyarakat multikultural itu.
Multikultural dapat diartikan sebagai keragaman atau perbedaan terhadap suatu kebudayaan dengan kebudayaan yang lain. Sehingga masyarakat multikultural dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang tinggal dan hidup menetap di suatu tempat yang memiliki kebudayaan dan ciri khas tersendiri yang mampu membedakan antara satu masyarakat dengan masyarakat yang lain. Setiap masyarakat akan menghasilkan kebudayaannya masing-masing yang akan menjadi ciri khas bagi masyarakat tersebut.
Dari sinilah muncul istilah multikulturalisme. Banyak definisi mengenai multikulturalisme, diantaranya multikulturalisme pada dasarnya adalah pandangan dunia -yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan- yang menekankan tentang penerimaan terhadap realitas keragaman, pluralitas, dan multikultural yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Multikulturalisme dapat juga dipahamni sebagai pandangan dunia yang kemudian diwujudkan dalam “politics of recognition” (Azyumardi Azra, 2007). Lawrence Blum mengungkapkan bahwa multikulturalisme mencakup suatu pemahaman, penghargaan dan penilaian atas budaya seseorang, serta penghormatan dan keingintahuan tentang budaya etnis orang lain. Berbagai pengertian mengenai multikulturalisme tersebut dapat ddisimpulkan bahwa inti dari multikulturalisme adalah mengenai penerimaan dan penghargaan terhadap suatu kebudayaan, baik kebudayaan sendiri maupun kebudayaan orang lain. Setiap orang ditekankan untuk saling menghargai dan menghormati setiap kebudayaan yang ada di masyarakat. Apapun bentuk suatu kebudayaan harus dapat diterima oleh setiap orang tanpa membeda-bedakan antara satu kebudayaan dengan kebudayaan yang lain.
Pada dasarnya, multikulturalisme yang terbentuk di Indonesia merupakan akibat dari kondisi sosio-kultural maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Menurut kondisi geografis, Indonesia memiliki banyak pulau dimana stiap pulau tersebut dihuni oleh sekelompok manusia yang membentuk suatu masyarakat. Dari masyarakat tersebut terbentuklah sebuah kebudayaan mengenai masyarakat itu sendiri. Tentu saja hal ini berimbas pada keberadaan kebudayaan yang sangat banyak dan beraneka ragam.
Dalam konsep multikulturalisme, terdapat kaitan yang erat bagi pembentukan masyarakat yang berlandaskan bhineka tunggal ika serta mewujudkan suatu kebudayaan nasional yang menjadi pemersatu bagi bangsa Indonesia. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai hambatan yang menghalangi terbentuknya multikulturalisme di masyarakat.

Multikultural dapat terjadi di Indonesia karena: 
  • Letak geografis indonesia
  • Perkawinan campur
  • Iklim

AKULTURASI PSIKOLOGIS

AKULTURASI

Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Contoh akulturasi: Saat budaya rap dari negara asing digabungkan dengan bahasa Jawa, sehingga menge-rap dengan menggunakan bahasa Jawa. Ini terjadi di acara Simfoni Semesta Raya.

PSIKOLOGI

Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perilaku dan kognisi manusia. [1] Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (PsychÄ“ yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. 

Maka dapat disimpulkan bahwa akulturasi psikologis adalah suatu proses sosial yang timbul dari suatu kelompok manusia dengan kebudayaan, perilaku dan kognisi manusia tertentu yg dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing.


SUMBER
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi
http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi

Senin, 29 Oktober 2012

AKULTURASI DAN INTERCULTURAL

Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Akulturasi mengacu pada proses dimana kultur seseorang dimodifikasi melalui kontak atau pemaparan langsung dengan kultur lain. Misalnya, bila sekelompok imigran kemudian berdiam di Amerika Serikat (kultur tuan rumah), kultur mereka sendiri akan dipengaruhi oleh kultur tuan rumah ini. Berangsur-angsur, nilai-nilai, cara berperilaku, serta kepercayaan dari kultur tuan rumah akan menjadi bagian dari kultur kelompok imigran itu. Pada waktu yang sama, kultur tuan rumah pun ikut berubah.

Komunikasi antarbudaya (intercultural communication) adalah komunikasi yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda (bisa beda ras, etnik, atau sosioekonomi, atau gabungan dari semua perbedaan ini. Menurut Stewart L. Tubbs,komunikasi antarbudaya adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda budaya (baik dalam arti ras, etnik, atau perbedaan-perbedaan sosio ekonomi).Kebudayaan adalah cara hidup yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang serta berlangsung dari generasi ke generasi. Hamid Mowlana menyebutkan komunikasi antarbudaya sebagai human flow across national boundaries. Misalnya; dalam keterlibatan suatu konfrensi internasional dimana bangsa-bangsa dari berbagai negara berkumpul dan berkomunikasi satu sama lain. Sedangkan Fred E. Jandt mengartikan komunikasi antarbudaya sebagai interaksi tatap muka di antara orang-orang yang berbeda budayanya. Guo-Ming Chen dan William J. Sartosa mengatakan bahwa komunikasi antarbudaya adalah proses negosiasi atau pertukaran sistem simbolik yang membimbing perilaku manusia dan membatasi mereka dalam menjalankan fungsinya sebagai kelompok. Selanjutnya komunikasi antarbudaya itu dilakukan:
  1. Dengan negosiasi untuk melibatkan manusia di dalam pertemuan antarbudaya yang membahas satu tema (penyampaian tema melalui simbol) yang sedang dipertentangkan. Simbol tidak sendirinya mempunyai makna tetapi dia dapat berarti ke dalam satu konteks dan makna-makna itu dinegosiasikan atau diperjuangkan;
  2. Melalui pertukaran sistem simbol yang tergantung daripersetujuan antarsubjek yang terlibat dalam komunikasi, sebuah keputusan dibuat untuk berpartisipasi dalam proses pemberian makna yang sama;
  3. Sebagai pembimbing perilaku budaya yang tidak terprogram namun bermanfaat karena mempunyai pengaruh terhadap perilaku kita;
  4. Menunjukkan fungsi sebuah kelompok sehingga kita dapat membedakan diri dari kelompok lain dan mengidentifikasinya dengan pelbagai cara.

Prinsip-Prinsip Komunkasi Antarbudaya

  • Relativitas Bahasa. Gagasan umum bahwa bahasa memengaruhi pemikiran dan perilaku paling banyak disuarakan oleh para antropologis linguistik. Pada akhir tahun 1920-an dan disepanjang tahun 1930-an, dirumuskan bahwa karakteristik bahasa memengaruhi proses kognitif kita. Dan karena bahasa-bahasa di dunia sangat berbeda-beda dalam hal karakteristik semantik dan strukturnya, tampaknya masuk akal untuk mengatakan bahwa orang yang menggunakan bahasa yang berbeda juga akan berbeda dalam cara mereka memandang dan berpikir tentang dunia.
  • Bahasa Sebagai Cermin Budaya. Bahasa mencerminkan budaya. Makin besar perbedaan budaya, makin perbedaan komunikasi baik dalam bahasa maupun dalam isyarat-isyarat nonverbal. Makin besar perbedaan antara budaya (dan, karenanya, makin besar perbedaan komunikasi), makin sulit komunikasi dilakukan.Kesulitan ini dapat mengakibatkan, misalnya, lebih banyak kesalahan komunikasi, lebih banyak kesalahan kalimat, lebih besar kemungkinan salah paham, makin banyak salah persepsi, dan makin banyak potong kompas (bypassing).
  • Mengurangi Ketidak-pastian. Makin besar perbedaan antarbudaya, makin besarlah ketidak-pastian dam ambiguitas dalam komunikasi. Banyak dari komunikasi kita berusaha mengurangi ketidak-pastian ini sehingga kita dapat lebih baik menguraikan, memprediksi, dan menjelaskan perilaku orang lain. Karena letidak-pasrtian dan ambiguitas yang lebih besar ini, diperlukan lebih banyak waktu dan upaya untuk mengurangi ketidak-pastian dan untuk berkomunikasi secara lebih bermakna.
  • Kesadaran Diri dan Perbedaan Antarbudaya. Makin besar perbedaan antarbudaya, makin besar kesadaran diri (mindfulness) para partisipan selama komunikasi. Ini mempunyai konsekuensi positif dan negatif. Positifnya, kesadaran diri ini barangkali membuat kita lebih waspada. ini mencegah kita mengatakan hal-hal yang mungkin terasa tidak peka atau tidak patut. Negatifnya, ini membuat kita terlalu berhati-hati, tidak spontan, dan kurang percaya diri.
  • Interaksi Awal dan Perbedaan Antarbudaya. Perbedaan antarbudaya terutama penting dalam interaksi awal dan secara berangsur berkurang tingkat kepentingannya ketika hubungan menjadi lebih akrab. Walaupun kita selalu menghadapi kemungkinan salah persepsi dan salah menilai orang lain, kemungkinan ini khususnya besar dalam situasi komunikasi antarbudaya.
  • Memaksimalkan Hasil Interaksi. Dalam komunikasi antarbudaya - seperti dalam semua komunikasi - kita berusaha memaksimalkan hasil interaksi. Tiga konsekuensi yang dibahas oleh Sunnafrank (1989) mengisyaratkan implikasi yang penting bagi komunikasi antarbudaya. Sebagai contoh, orang akan berintraksi dengan orang lain yang mereka perkirakan akan memberikan hasil positif. Karena komunikasi antarbudaya itu sulit, anda mungkin menghindarinya. Dengan demikian, misalnya anda akan memilih berbicara dengan rekan sekelas yang banyak kemiripannya dengan anda ketimbang orang yang sangat berbeda. Kedua, bila kita mendapatkan hasil yang positif, kita terus melibatkan diri dan meningkatkan komunikasi kita. Bila kita memperoleh hasil negatif, kita mulai menarik diri dan mengurangi komunikasi. Ketiga, kita mebuat prediksi tentang mana perilaku kita yang akan menghasilkan hasil positif. dalam komunikasi, anda mencoba memprediksi hasil dari, misalnya, pilihan topik, posisisi yang anda ambil, perilaku nonverbal yang anda tunjukkan, dan sebagainya. Anda kemudian melakukan apa yang menurut anda akan memberikan hasil positif dan berusaha tidak melakkan apa yang menurut anda akan memberikan hasil negatif. 
SUMBER :
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_antarbudaya
http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi

Selasa, 02 Oktober 2012

TRANSMISI BUDAYA

Bentuk-bentuk transmisi budaya, yaitu :
  1. Enkulturasi atau pembudayaan, yaitu proses mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya. Proses ini berlangsung sejak kecil, mulai dari lingkungan kecil (keluarga) ke lingkungan yang lebih besar (masyarakat). Misalnya anak kecil menyesuaikan diri dengan waktu makan dan waktu minum secara teratur, mengenal ibu, ayah, dan anggota-anggota keluarganya, adat, dan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku dalam keluarganya, dan seterusnya sampai ke hal-hal di luar lingkup keluarga seperti norma, adat istiadat, serta hasil-hasil budaya masyarakat.
  2. Sosisalisasi adalah proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, sosialisasi adalah suatu proses di mana anggota masyarakat baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana ia menjadi anggota.Di mana-mana, di berbagai kebudayaan, sosialisasi tampak berbeda-beda tetapi juga sama. Meskipun caranya berbeda, tujuannya sama, yaitu membentuk seorang manusia menjadi dewasa. Proses sosialisasi seorang inndividu berlangsung sejak kecil. Mula-mula mengenal dan menyesuaikan diri dengan individu-individulain dalam lingkungan terkecil (keluarga), kemudian dengan teman-teman sebaya atau sepermainan yang bertetangga dekat, dengan saudara sepupu, sekerabat, dan akhirnya dengan masyarakat luas.
  3.  Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Contoh akulturasi: Saat budaya rap dari negara asing digabungkan dengan bahasa Jawa, sehingga menge-rap dengan menggunakan bahasa Jawa.
Pengaruh Enkulturasi terhadap perkembangan psikologi individu
Enkulturasi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui proses belajar dan penyesuaian alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya.

Pengaruh Sosialisasi terhadap perkembangan psikologi individu
Sosiologi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat.

Pengaruh Akulturasi terhadap perkembangan psikologi individu
Akulturasi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing.

Transmisi Budaya Melalui Tahap Perkembangan dan Pola Kelekatan
Pada keluarga bangsawan dan priyayi Jawa, anak-anak diasuh oleh para pembantu yang biasanya di sebut emban. Selain emban ada juga inya yang bertugas menyusui dan wuucumbu (abdi pendampng). Pembagian tugas yang seperti demikian ternyata diikuti juga oleh keluarga Belanda, Indo, dan priyayi baru. Anak-anak meraka diasuh oleh para babu, jongos, dan sopir. Para pembantu rumah tangga tersebut tidak hanya sekedar mengurus rumah tetapi juga menjaga anak-anak para majikan mereka dan pembagian kerja seperti itu tidak dikenal di negara Belanda.
Jelas dari hal tersebut, kelekatan (attachment) antara anggota keluarga misalnya anak dan orang tuanya tidak akan begitu kuat dikarenakan intensitas pertemuan dan melakukan kegiatan bersama, anak lebih sering dilakukan dengan pengasuh dan bukan orang tuanya sendiri. Perkembangan yang terjadi pada anak yang diasuh oleh para pengasuh tersebut juga akan berbeda dibanding dengan perkembangan anak pada masyarakat biasa.

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi
http://id.shvoong.com/law-and-politics/family-law/2245698-enkulturasi-dan-akulturasi/ 
http://ichbinfania.wordpress.com/2011/10/

Senin, 01 Oktober 2012

PENGERTIAN PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA

Pengertian Psikologi Lintas Budaya menurut para ahli :
  • Matsumoto, (2004) : Dalam arti luas, psikologi lintas budaya terkait dengan pemahaman atas apakah kebenaran dan prinsip-prinsip psikologis bersifat universal (berlaku bagi semua orang di semua budaya) ataukah khas budaya (culture specific, berlaku bagi orang-orang tertentu di budaya-budaya tertentu)
  • Seggal, Dasen, dan Poortinga (1990) : psikologi lintas budaya adalah kajian ilmiah mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk, dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya.
  • Triandis, Malpass, dan Davidson (1972) : psikologi lintas budaya mencakup kajian suatu pokok persoalan yang bersumber dari dua budaya atau lebih, dengan menggunakan metode pengukuran yang ekuivalen, untuk menentukan batas-batas yang dapat menjadi pijakan teori psikologi umum dan jenis modifikasi teori yang diperlukan agar menjadi universal.
  • Brislin, Lonner, dan Thorndike, (1973) : menyatakan bahwa psikologi lintas budaya ialah kajian empirik mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang telah memiliki perbedaan pengalaman, yang dapat membawa ke arah perbedaan perilaku yang dapat diramalkan dan signifikan. 

Apa hubunganya belajar psikologi lintas budaya dengan disiplin ilmu lainnya 
 Pada awal perkembangannya, ilmu psikologi tidak menaruh perhatian terhadap budaya. Baru sesudah tahun 50-an budaya memperoleh perhatian. Namun baru pada tahun 70-an ke atas budaya benar-benar memperoleh perhatian. Pada saat ini diyakini bahwa budaya memainkan peranan penting dalam aspek psikologis manusia. Oleh karena itu pengembangan ilmu psikologi yang mengabaikan faktor budaya dipertanyakan kebermaknaannya. Triandis (2002) misalnya, menegaskan bahwa psikologi sosial hanya dapat bermakna apabila dilakukan lintas budaya. Hal tersebut juga berlaku bagi cabang-cabang ilmu psikologi lainnya. Sebenarnya bagaimana hubungan antara psikologi dan budaya? Secara sederhana Triandis (1994) mem buat kerangka sederhana bagaimana hubungan antara budaya dan perilaku sosial, Ekologi – budaya – sosialisasi – kepribadian – perilaku Sementara itu Berry, Segall, Dasen, & Poortinga (1999) mengembangkan sebuah kerangka untuk memahami bagaimana sebuah perilaku dan keadaan psikologis terbentuk dalam keadaan yang berbeda-beda antar budaya. Kondisi ekologi yang terdiri dari lingkungan fisik, kondisi geografis, iklim, serta flora dan fauna, bersama-sama dengan kondisi lingkungan sosial-politik dan adaptasi biologis dan adaptasi kultural merupakan dasar bagi terbentuknya perilaku dan karakter psikologis. Ketiga hal tersebut kemudian akan melahirkan pengaruh ekologi, genetika, transmisi budaya dan pembelajaran budaya, yang bersama-sama akan melahirkan suatu perilaku dan karakter psikologis tertentu.


Perbedaan Psikologi Lintas Budaya dengan ilmu lain :
  • Antropologi dengan Psikologi Lintas Budaya. Sementara psikologi lintas-budaya dan antropologi sering tumpang tindih, baik disiplin cenderung memfokuskan pada aspek yang berbeda dari suatu budaya. Sebagai contoh, banyak masalah yang menarik bagi psikolog yang tidak ditangani oleh antropolog, yang memiliki masalah mereka sendiri secara tradisional, termasuk topik-topik seperti kekerabatan, distribusi tanah, dan ritual. Ketika antropolog melakukan berkonsentrasi pada bidang psikologi, mereka fokus pada kegiatan dimana data dapat dikumpulkan melalui pengamatan langsung, seperti usia anak-anak di sapih atau praktek pengasuhan anak. Namun, tidak ada tubuh yang signifikan data antropologi pada banyak pertanyaan yang lebih abstrak sering ditangani oleh psikolog, seperti konsepsi budaya intelijen.
  • Psikologi Indigenous dengan Psikologi Lintas Budaya.  Indigenous Psychology merupakan suatu terobosan baru dalam dunia psikologi yang mana merupakan suatu untuk memahami manusia berdasarkan konteks kultural/budaya. Perbedaannya adalah psikologi lintas budaya lebih memahami tentang karakteristik individunya dengan etnik tertentu namun psikologi indigenous lebih mendalami mengenai masalah yang di timbulkan oleh individu dari etnik tertentu
  • Psikologi Budaya dengan Psikologi Lintas Budaya. Psikologi budaya adalah studi tentang cara subjek dan objek, self dan other, psike dan budaya, person dan konteks, figure dan ground, praktisi dan praktek hidup bersama, memerlukan satu sama lain. Perbedaannya adalah psikologi budaya sangatlah kompleks membahas tentang bagaimana budaya itu bisa ada, apa yang mempengaruhi, bagaimana kehidupan sosialnya dan sebagainya.


SUMBER : 
http://tiwipratiwi07.wordpress.com/2012/01/12/psikologi-lintas-budaya/ 
http://restryarea23.blogspot.com/2010/08/indigenous-psychology.html
http://christina5handayani.multiply.com/calendar/item/10043/Kuliah-Psikologi-Budaya-1 

Senin, 19 Maret 2012

TRAUMA

Masih seputar kesehatan mental. Ternyata pada lingkungan sekitar kita, mudah sekali ditemukan gejala-gejala yang termasuk ke dalam gangguan kesehatan mental. Salah satu contoh gangguan kesehatan mental, yaitu TRAUMA.
Trauma dapat didefinisikan sebagai cedera pada tubuh akibat pemajanan akut tubuh ke suatu bentuk energi atau akibat ketiadaan suatu bahan esensial misalnya oksigen dan panas (Sheeny, 1989). Tidak seperti penyakit progresif, trauma adalah suatu kejadian akut. Dalam beberapa detik, kondisi pasien trauma dapat bergeser dari keseimbangan relatif menjadi stres fisiologis yang berat. Derajat stres bergantung pada faktor-faktor misalnya keparahan cedera yang dialami, efektivitas usaha resusitasi, usia, dan patolofisiologi yang sudah ada sebelumnya (Richardson & Rodriguez, 1987). Selain stres fisiologis, pasien trauma mengalami ster psikologis yang besar. Sifat stres traumatik yang mendadak menyebabkan tidak adanya waktu untuk melakukan persiapan atau perencanaan seperti pada pembedahan elektif. Pasien tidak memiliki banyak kesempatan untuk memahami secara penuh informasi mengenai kondisi mereka, dan hilangnya kontrol serta kebingungan dapat menjadi hal yang sangat menakutkan.


sumber : buku Keperawatan Perioperatif

Senin, 12 Maret 2012

PSIKOLOGI KESEHATAN MENTAL

Istilah kesehatan mental diambil dari konsep hygiene, kata mental berasal dari bahasa Yunani yang berarti kejiwaan. Kata mental memiliki persamaan makna dengan kata Psyche yang berasal dari bahasan Latin yang berarti psikis atau jiwa. Jaadi dapat diambil kesimpulan bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat atau kesehatan mental.
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial). Menurut M. Jahoda, seorang pelopor gerakan kesehatan mental, kesehatan mental adalah kondisi seseorang yang berkaitan dengan penyesuaian diri yang aktif dalam menghadapi dan mengatasi masalah dengan mempertahankan stabilitas diri, juga ketika berhadapan dengan kondisi baru, serta memiliki penilaian nyata baik tentang kehidupan maupun keadaan diri sendiri.
DIMENSI PSIKOLOGIS KESEHATAN MENTAL
Aspek psikis manusia pada dasarnya merupakan satu kesatuan dengan sistem biologis, sebagai sub sistem dari eksistensi manusia, maka aspek psikis selalu berinteraksi dengan keseluruhan aspek kemanusiaan. Ada beberapa aspek psikis yang turut berpengaruh terhadap kesehatan mental, yaitu :
  1. Pengalaman Awal, 
  2. Kebutuhan Pemenuhan
Dalam berbagai penelitian ditemukan bahwa orang-orang yang mengalami gangguan mental, disebabkan oleh ketidakmampuan individu memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Kebutuhan yang dimaksud adalah kebutuhan dasar yang tersusun secara hierarki, seperti kebutuhan biologis, kebutuhan rasa aman, meliputi kebutuhan dicintai, kebutuhan harga diri, pengetahuan keindahan dan kebutuhan aktualisasi diri.

SUMBER
http://blogkesehatanmental.wordpress.com/2011/03/29/definisi-kesehatan-mental/ 
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/psikologi-dan-kesehatan-mental/

Jumat, 13 Januari 2012

PENGALAMAN WAWANCARA

Beberapa minggu yang lalu, saya diberi tugas mata kuliah Psikologi Internet untuk melakukan wawancara dan observasi yang berhubungan dengan internet. Saya yang sekelompok dengan Yuni,Puri dan Vivi mengambil tema seberapa jauh mahasiswa mengetahui search engine.
Dari hasil wawancara dengan beberapa mahasiswa, saya tidak heran jika kebanyakan tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan search engine, karena awalnya saya tidak mengetahuinya. setelah menjelaskan apa yang dimaksud denganserach engine, mereka baru menyadari bahwa search engine adalah sarana yang selalu mereka gunakan. Mereka menggunakan search engine kebanyakan untuk mencari tugas, namun untuk kalangan perempuan sering digunakan untuk mencari info tentang fashion dan online shopping dan untuk kalangan laki-laki lebih sering digunakan untuk bermain game online.

Rabu, 09 November 2011

ATLET YANG BERBAKAT

Jessica Long of Baltimore, Maryland, 15 tahun, memenangkan Sullivan Award, sebuah penghargaan tertinggi bagi atlet amatir AS. Ini baru pertama kalinya penghargaan diberikan ada atlet cacat. Long terlahir tanpa tulang betis. Ia juga kehilangan beberapa tulang pada kakinya sehingga diamputasi pada usia 18 bulan setelah dia diadopsi oleh pasangan Amerika. Long mulai berenang usia 10 tahun, 2004 ia sudah mencatat prestasi meraih tiga medali emas pada Paralympic Game. Di usia 21 tahun ia juga meraih Paralympian of the year 2006. Selain cabang renang, Long juga tampil dalam cabang senam, skating, dan rock climbing.
Kisah di atas ini, sama seperti video dokumenter tentang para atlet yang cacat yang saya tonton senin yang lalu. Saya terharu saat menonton bagaimana perjuangan mereka untuk menjadi seorang pemenang layaknya seorang atlet yang sehat. Selain itu, saya juga merasa malu dengan diri saya sendiri karena saya yang memiliki anggota tubuh yang lengkap masih suka mengeluh karena tidak bisa melakukan hal-hal yang sebetulnya bisa dilakukan jika dilatih. Karena video tersebut, saya tergerak untuk berlatih untuk terus berjuang dan tidak mudah putus asa seperti mereka yang selalu berusaha dan tidak mudah putus asa.

Sabtu, 15 Oktober 2011

FENOMENA JEJARING SOSIAL

manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. setiap harinya pasti selalu berkomunikasi dengan kerabatnya baik yang berada di dekatnya maupun yang sedang berada di kota yang berbeda. 
pada zaman dulu, kita dapat berkomunikasi hanya melalui telepon dan surat. namun karena zaman yang terus berkembang, sekarang kita dapat berkomunikasi melalui dunia maya. dan semakin berkembangnya zaman, muncullah jejaring sosial seperti friendster, facebook, dan twitter memudahkan kita berkomunikasi  dengan teman, saudara bahkan bisa sebagai tempat mencari teman baru. ada juga yang mendapatkan pasangan lewat jejaring sosial juga loh.
selain itu ada juga jejaring sosial juga bisa menjadi sarana untuk berbagi foto-foto kita sehari-hari, video, musik dan masih banyak lagi. bahkan ada jejaring sosial yang mengkhususkan hanya bisa berbagi video karya kita yaitu youtube.
semakin berkembangnya teknologi, sekarang jejaring sosial bisa menjadi sarana untuk jual-beli barang-barang baik bekas maupun masih baru, misalnya kaskus, di sini anak-anak muda saling melakukan transaksi jual-beli dengan cepat.
namun, ada beberapa orang yang menyalahgunakan jejaring sosial tersebut. seperti yang kita lihat, banyak anak-anak ABG yang terlalu mengekspos kehidupan mereka dengan cara meng-update status di jejaring sosial milik mereka. ada juga yang iseng memasukan gambar atau video yang berbau porno sehingga membuat pengunjung jejaring sosial menjadi tidak nyaman.

Minggu, 09 Oktober 2011

ETIKA BERINTERNET

Jika kita mendengar kata etika, yang ada di pikiran kita adalah tata tertib atau hal mengenai sopan santun yang biasa dilakukan sehari-hari. Perlu diketahui bahwa etika tidak berlaku untuk sikap kita sehari-hari saja, etika juga diperlukan dalam berinternet. Etika dalam berinternet sangat diperlukan agar kita nyaman saat sedang berkomunikasi, melihat, atau men-share tulisan kita di dunia maya.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berinternet:
  1. Perlakukan e-mail secara pribadi
    Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan secara pribadi, tidak sepatutnya kita mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi personal.
  2. Jangan Membicarakan Orang Lain
    Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan-kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap apa yang anda tulis. E-mail memiliki fasilitas bernama “Forward”, yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain.
  3. Jangan gunakan huruf kapital
    Seperti halnya membaca surat kabar, atau surat, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan email/chat, penggunaan huruf besar [kapital] biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.
  4. Jangan terlalu banyak mengutip
    Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas ‘Reply’ dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda. Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja.
  5. Jangan gunakan CC (copy carbon)
    Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), usahakan atau hindari mencantumkan nama-nama pada baris CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.
  6. Jangan gunakan format HTML
    Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text.
  7. Jawablah Secara Masuk Akal
    Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: “Good.” Wah, ini sangat menyebalkan.
  8. Sebaiknya untuk efisiensi penggunaan kata, gunakan singkatan yang sudah lazim digunakan
    Untuk efisiensi penggunaan kata, frase atau istilah By the Way (= ngomong-ngomong) bisa disingkat menjadi BTW. In My Opinion (=menurut hemat saya) bisa disingkat IMO. Because (=karena) bisa disingkat menjadi ‘coz. Penggunaan kata sapa Bahasa Inggris misalnya, kalimat How are you?, bisa diganti menjadi How R U? Kalimat “Menurut hemat saya” bisa diganti menjadi IMHO (In My Humble Opinion) dan sebagainya.
  9. Jika ada yang menjawab dengan kasar, biarkan saja.
    Karena yang menurut anda kasar, kadang justru adalah biasa di forum tersebut. Atau ada alasan yang kuat mengapa balasannya seperti itu. Atau mungkin anda sedang emosi sehingga balasan tersebut terasa kasar bagi anda. Dan berbagai kemungkinan lainnya. Yang lebih bijak adalah menenangkan diri anda, dan lalu menjawab balasan tersebut dengan kepala dingin. Jangan malah ikut emosional, timpali dengan memberi data dan fakta saja.
  10. Menahan diri dari menggunakan huruf berwarna dan gambar/warna background.
    Pilihan warna akan mempersulit pemrosesan email, dan bisa mengakibatkan sulit dibaca, sehingga isi yang ingin disampaikan tidak sampai.
  11. Untuk orang yang baru ber-email, ingat hal berikut:
    • Jangan mem-forward “dumb joke”, “chain letter”, atau “unimportant email” tanpa permisi orang lain
    • Mem-forward email bisa membuat penuh “mailbox” orang lain, menghabiskan “resources” orang lain, dan bisa menyebabkan email mental
    • Mereka mungkin sudah pernah lihat email tsb dan tidak menyukainya
    • Mem-forward “humorous email” bisa menyinggung perasaan orang atau merasa bosan dengan mendapatkan email yang sama dari seseorang yang baru belajar online
  12. Jangan pernah memberikan nomor telepon atau personal information
  13. Gunakan Internet untuk mencari informasi yang diperlukan. Gunakan search engine yang tepat
  14. Jangan gunakan “Return Receipt” untuk setiap email yang dikirim. Seolah-olah kita ingin tahu apakah mereka membuka email yang kita kirim
  15. Setiap orang masih belajar.Internet berubah setiap hari, dan kita semua harus mempelajari perubahan yang ada
  16. Selalu minimize atau kompress file menjadi “zip” file dengan attachment.
  17. Tidak semua orang mempunyai hi-speed internet access, dan tidak semua orang mempunyai kapasitas email yang tidak terbatas
  18. Jangan memforward “virus warnings”.
    Kebanyakan email “virus warning” adalah “hoax” atau “tipuan”. Periksa dulu di http://securityresponse.symantec.com/avcenter/hoax.html sebelum mengirim email.

sumber : 

Jumat, 30 September 2011

PENGERTIAN DAN MANFAAT INTERNET

Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya. Kepanjangan dari internet sendiri adalah Interconnection Networking yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.
Pada zaman sekarang, internet sangat bermanfaat diberbagai kalangan mulai dari para pelajar sampai orang kantoran. Bagi para pelajar internet bermanfaat sebagai sumber pengetahuan yang berkaitan dengan pelajaran yang sedang dipelajari di sekolah. Untuk kalangan mahasiswa, internet bermanfaat untuk mengirimkan tugas ke dosen dan mencari pengetahuan sesuai dengan jurusan masing. Sedangkan untuk kalangan perkantoran, internet bermanfaat untuk berhubungan dengan perusahaan yang berkerjasama walaupun perusahaan tersebut berbeda negara. Selain sebagai sumber pengetahuan, sekarang internet pun bermanfaat sebagai sarana bersosialisasi, sarana mendownload aplikasi-aplikasi, mencari lagu, bisa juga sebagai tempat untuk berbagi tips-tips unik yang bermanfaat bahkan bisa bermanfaat untuk berjualan (online shop).
Namun manfaat internet terkadang disalahgunakan diberbagai kalangan yang iseng tentunya. Ada yang menggunakan internet untuk melihat gambar atu video porno, ada juga yang sengaja men-share gambar atau video yang berbau pornografi lalu ada juga yang menggunakan untuk bermain game online berjam-jam.

Selasa, 24 Mei 2011

MATEMATIKA TANPA RUMUS

Matematika.Setiap orang mendengarkan kata "matematika" pasti selalu mengeluarkan komentar.Dan komentar tersebut selalu seputar tentang RUMUS.Matematika memang terkenal dengan berbagai rumus yang beragam dan bervariasi.Tapi sadarkah ada 1 materi matematika yang tidak menggunakan rumus?
LOGIKA MATEMATIKA.Logika Matematika adalah cabang ilmu dari matematika yang akan mengajarkan kita bagaimana cara berfikir kritis dan tepat, menurut siswa dalam pelajaran logika matematika ini ada yang merasa enteng dalam mengerjakan beberapa soal yang terdapat pada logika matematika dan ada juga yang merasa membingungkan karena soal yang notabene berupa kalimat yang  "membingungkan".
Materi logika matematika ini didapatkan di sekolah jenjang SMA, SMK, MA sederajat, dalam Logika Matematika banyak kita temukan beberapa sub materi seperti:
  • Pernyataan dan bukan pernyataan
  • Operasi Logika
  • Konvers, Invers dan Kontaposisi
  • Penarikan Kesimpulan 


sumber : http://ilmumatematika.com/pengertian-logika-matematika/

Kamis, 21 April 2011

manusia berevolusi?

Evolusi berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.
Berdasarkan penelitian dari Massachussets yang dilakukan oleh evolusioner Stephen Stearns tentang populasi yang membuktikan bahwa evolusi masih terus berlangsung.Dia berpendapat bahwa seleksi alam mengarah pada pengurangan tinggi badan dan penambahan bobot.
Dari teori-teori di atas apakah saya berevolusi? jawabannya adalah iya,saya berevolusi. namun berevolusi dalam kadar yang kecil.

sumber : wikipedia.org